A. DEFINISI. Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah salah satu keadaan malnutrisi. Dimana. keadaan ibu menderita kekurangan makanan yang berlangsung menahun (kronik) yang. mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada ibu secara relative atau absolut. satu atau lebih zat gizi (Helena, 2013). Menurut Depkes RI (2002) menyatakan bahwa kurang
Konseling seorang ahli gizi dengan ibu hamil penderita KEK. Tempat : Di ruang Konseling gizi, Waktu : Pagi hari Pemeran : Ibu dewi sebagai ibu hamil KEK Ibu sarah sebagai ahli gizi (Konselor) Deskripsi : Ada seorang ibu hamil 3 bulan yang datang ke ruang konseling gizi untuk mencari solusi atau membantu mengatasi masalahnya tentang kehamilan, dimana ibu hamil ini sudah mengalami KEK di tambah
Pengertian. Kurang energi kronis (KEK) adalah keadaan dimana ibu menderita keadaan. kekurangan makanan yang berlangsung menahun (kronis) yang mengakibatkan. timbulnya gangguan kesehatan pada ibu (Depkes RI, 2013b). Faktor predisposisi. yang menyebabkan KEK adalah asupan nutrisi yang kurang dan adanya faktor.
Data ibu hamil yang mengalami KEK di Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tahun 2018 adalah 26,08%. Prevalensi ibu hamil dengan KEK diwilayah kerja Puskesmas Margodadi Tahun 2021 adalah 15%, dan untuk di TPMB Siti Qhoiriyah pada tahun 2021 ibu hamil yang mengalami KEK adalah 6,09% , (10 orang) dari 164 ibu hamil.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa ibu hamil dengan KEK lebih banyak yang anemia dibadingkan ibu hamil yang tidak KEK. Lebih Lanjut : Faktor Penyebab Anemia pada Ibu Hamil. Ketidakcukupan asupan. Asupan makan merupakan salah satu dari berbagai faktor yang berperan penting dalam terjadinya bentuk kekurangan gizi seperti kurang energi kronik (KEK).
Pada tahun 2020 terdapat 74 ibu hamil mengalami KEK dari total 112 ibu hamil (66%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case-control.
a. Mampu melaksanakan asuhan keperawatan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis di Puskesmas Mekar Sari 2021 b. Mampu mengkaji ibu hamil dengan kekurangan energi kronis di Puskesmas Mekar Sari 2021 c. Mampu menegakkan diagnosa keperawatan pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis diPuskesmas Mekar Sari 2021 d.
bermakna antara KEK pada ibu hamil dengan BBLR dengan nilai p=0,000. KEK merupakan Faktor Risiko terhadap kejadian BBLR dengan nilai RR= 4,215 (RR > 1). Kesimpulan bahwa ada hubungan antara KEK pada ibu hamil dengan BBLR. Ibu hamil dengan KEK memiliki risiko 4 kali untuk melahirkan bayi dengan BBLR. maka disarankan agar meningkatkan deteksi
lahir, nifas, neonatus dan pemilihan alat kontrasepsi dalam laporan studi kasus dengan judul “Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. L G1P0000 Hamil 37 Minggu Dengan Masalah Obesitas di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Joang Kota Balikpapan”. B. Rumusan Masalah 1 hamil 37 minggu dengan masalah obesitas di wilayah kerja puskesmas
Nonstress test (NST) dengan cardiotocography atau CTG, untuk mengukur detak jantung janin saat bergerak di dalam kandungan; Pengobatan Preeklamsia. Preeklamsia dapat teratasi jika janin dilahirkan atau dengan menangani gejala yang dialami ibu hamil sampai kondisinya siap untuk melahirkan. Beberapa penanganan yang dapat dilakukan yaitu:
F6CK.